Hubungi Kami

+62813181478

Email Kami

[email protected]

ISO 37001

ISO 37001 adalah standar internasional untuk Sistem Manajamen Anti Suap

Apa itu ISO 37001

Standar ISO 37001 dikenal dengan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) – Anti Bribery Management System (ABMS). SMAP ISO 37001:2016 adalah sistem yang digunakan oleh organisasi untuk mencegah, mendeteksi, dan menyelidiki potensi tejadinya kasus-kasus penyuapan. ISO 37001:2016 didasarkan pada pendekatan berbasis risiko, yaitu organisasi harus mengidentifikasi dan menilai potensi risiko penyuapan yang dihadapi kemudian menerapkan kontrol untuk mengurangi dan mecegah risiko tersebut.

Mengapa Harus ISO 37001?

Banyak perusahaan dan organisasi besar kini mensyaratkan mitra bisnis mereka untuk memiliki sertifikasi SMAP ISO 37001:2016. Penerapan SMAP ISO 37001:2016 sangat penting bagi organisasi yang ingin mencegah penyuapan, meningkatkan reputasi dan kepercayaan, memperkuat tata kelola dan kontrol, meningkatkan keuntungan dan daya saing, memenuhi persyaratan hukum, dan meningkatkan kesadaran dan budaya etika.

Apa Saja Benefit Sertifikasi ISO 37001?​

Mengapa Harus Sertifikasi ISO 37001 dengan Nusacert?

Keahlian Teknis

Tim kami terdiri dari para ahli berpengalaman lebih dari 30 tahun, yang berdedikasi dengan pengetahuan yang mendalam tentang standar ISO dalam berbagai industri.

Pengakuan & Akreditasi

Nusacert mendapatkan Akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional, artinya proses sertifikasi Nusacert diawasi dan telah diakui Nasional dan Internasional. Keabsahan sertifikasi Anda dapat divalidasi di iafsearch.org.

Dukungan Berkelanjutan

Kami percaya bahwa sertifikasi ISO bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan peningkatan berkelanjutan bisnis Anda. Nusacert memberi dukungan berkelanjutan untuk membantu Anda mempertahankan dan meningkatkan Sistem Manajamen Anti Suap Anda.

Transparansi & Integritas

Kami berkomitmen untuk menjaga transparansi dan integritas dalam semua proses kami. Kami pastikan tidak ada hidden cost atau biaya diluar kesepakatan. Validasi yang mudah dapat dicek melalui qr code yang terhubung langsung dengan portal pengakuan dunia, iafsearch.org.

Efisiensi Biaya

Kami memberikan solusi biaya yang ekonomis tanpa mengorbankan kualitas layanan dan hasil akhir.

Akses Gratis Short Course

Kami percaya bahwa sertifikasi ISO bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan peningkatan berkelanjutan bisnis Anda. Nusacert memberi dukungan berkelanjutan untuk membantu Anda mempertahankan dan meningkatkan Sistem Manajamen Anti Suap Anda.

NUSACERT

Mengapa Sertifikasi ISO Penting?

Sertifikasi ISO adalah investasi yang berharga bagi perusahaan Anda. Di Indonesia, sejumlah standar ISO telah diadopsi menjadi bagian dari regulasi yang harus dipatuhi. Contohnya, ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001, ISO 37001, ISO 21001, dan standar lainnya telah menjadi peraturan yang harus diterapkan. Nusacert sebagai Lembaga Sertifikasi yang berdedikasi untuk mendukung organisasi di Indonesia dalam menjamin komitmen terhadap kualitas, keamanan, dan keberlanjutan untuk kredibilitas bisnis yang lebih tinggi serta kepercayaan pelanggan yang lebih luas.

Frequently Asked Questions

SMAP ISO 37001:2016 dapat diterapkan di berbagai sektor industri untuk membantu meningkatkan kinerja lingkungan kerja yang aman dan memenuhi standar keberlanjutan. Beberapa sektor industri yang telah kami audit sertifikasi yaitu: 

  • Jasa Konstruksi, Konsultan dan Engineering
  • Pengadaan Barang dan Jasa
  • Manufaktur Otomotif, Tekstil, Chemical, Elektronik
  • Oil and Gas
  • Logistik dan Perkapalan
  • Pendidikan (Sekolah, Universitas dan Lembaga Kursus)
  • Pertambangan 
  • Lembaga BUMN dan Pemerintahan
  • Perdagangan Eceran dan Distribusi
  • Makanan
  • Sektor Pariwisata : Perhotelan, Mall, dan Restoran dsb.
  1. Hubungi tim Nusacert: Apabila persiapan dan implementasi standar ISO 37001:2016 telah rampung di perusahaan Anda, segeralah menghubungi Nusacert. Kami akan menyediakan formulir aplikasi dan penawaran terbaik yang sesuai dengan lingkup sertifikasi yang Anda butuhkan.
  2. Audit Tahap I (Pre-assessment): Nusacert akan mengadakan audit tahap I untuk ISO 37001:2016 dengan tujuan untuk memverifikasi area yang memerlukan perbaikan sebelum melangkah ke fase audit tahap II.
  3. Audit Tahap II (Sertifikasi): Setelah audit tahap I selesai dan perbaikan telah dilaksanakan, Nusacert akan melaksanakan audit sertifikasi ISO 37001:2016. Audit ini memastikan bahwa Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Anda telah memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan sesuai ISO 37001:2016.
  4. Tindakan Perbaikan dan Penerimaan Sertifikasi: Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian dalam audit, Anda diharuskan untuk segera mengambil tindakan korektif dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh tim Nusacert. Setelah semua temuan diperbaiki dan sistem manajemen Anda dinilai telah memenuhi standar ISO 37001, tim auditor Nusacert akan mengusulkan pemberian sertifikat ISO 37001:2016 kepada perusahaan Anda.
  5. Pemeliharaan dan Monitoring: Perusahaan Anda perlu terus memelihara dan memonitor implementasi standar ISO 37001:2016 untuk memastikan peningkatan berkelanjutan. Nusacert akan melakukan audit surveillance secara periodik untuk memastikan bahwa organisasi Anda konsisten memenuhi persyaratan dan menjaga status sertifikasi yang telah dicapai.

Menuju Sukses Sertifikasi ISO 37001: Persiapan Matang, Kunci Kelancaran Audit

Tingkatkan kredibilitas dan integritas organisasi Anda dengan Sertifikasi ISO 37001:2016, Standar internasional Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). 

  1. Pelajari dan Pahami Standar ISO 37001:2016: Penting untuk memahami prinsip , elemen dan persyaratan Sistem Manajemen Anti-Suap ISO 37001:2016.
  2. Lakukan Gap Audit : Evaluasi penerapan organisasi Anda yang ada terhadap persyaratan ISO 37001:2016. Identifikasi area di mana sistem Anda saat ini mungkin memerlukan perbaikan atau di mana tindakan tambahan diperlukan. Anda dapat melakukannya dengan mandiri atau menghubungi Nusacert untuk melakukan gap audit di organisasi Anda.
  3. Komitmen Kepemimpinan: Dapatkan komitmen dan dukungan dari manajemen puncak. Keterlibatan kepemimpinan sangat penting untuk keberhasilan penerapan ISO 37001:2016.
  4. Merencanakan dan Mengembangkan Kebijakan Anti-Suap: Rancang kebijakan anti-penyuapan yang jelas dan komprehensif yang mencerminkan komitmen organisasi Anda untuk mematuhi ISO 37001:2016. Lakukan penilaian risiko menyeluruh terkait suap dan korupsi di organisasi Anda. Mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko yang terkait dengan berbagai fungsi dan aktivitas. 
  5. Menerapkan Pengendalian dan Prosedur: Mengembangkan dan menerapkan pengendalian, prosedur, dan proses untuk mengatasi risiko yang teridentifikasi dan mencegah penyuapan.
  6. Pelatihan dan Kesadaran: Memberikan pelatihan kepada karyawan dan pemangku kepentingan terkait mengenai kebijakan, prosedur anti-suap, dan pentingnya kepatuhan terhadap ISO 37001:2016.
  7. Audit Internal: Lakukan audit internal untuk menilai efektivitas ISO 37001:2016 di organisasi Anda. Identifikasi ketidaksesuaian dan ambil tindakan perbaikan.
  8. Lakukan Tinjauan Manajemen: Lakukan tinjauan manajemen secara berkala untuk menilai kesesuaian, kecukupan, dan efektivitas ISO 37001:2016 Anda.
  9. Hubungi Nusacert: Hubungi Nusacert yang telah terakreditasi dengan keahlian dalam sertifikasi ISO 37001:2016.
  10. Audit Sertifikasi: Audit sertifikasi dilakukan dalam dua tahap:
    Tahap 1: Auditor Nusacert akan meninjau dokumen dan persayaratan untuk memeriksa kesiapan SMAP ISO 37001:2016 di organisasi Anda.
    Tahap 2: Audit yang lebih mendalam untuk menilai efektivitas SMAP ISO 37001:2016 Anda. Jika ketidaksesuaian teridentifikasi selama audit, ambil tindakan perbaikan untuk mengatasinya.
  11. Persetujuan Sertifikasi: Setelah organisasi dinyatakan memenuhi persyaratan ISO 37001, Nusacert akan menerbitkan sertifikasi ISO 37001:2016.
  12. Perbaikan Berkelanjutan: ISO 37001:2016 menekankan perbaikan berkelanjutan. Tinjau dan tingkatkan SMAP ISO 37001:2016 organisasi Anda secara teratur untuk beradaptasi dengan perubahan dalam organisasi dan lingkungannya.
  13.  Audit Pengawasan Tahunan: Menjaga kepatuhan melalui audit pengawasan tahunan yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi.
  14. Sertifikasi Ulang (Berkala): Secara berkala, setiap tiga tahun, sertifikasi ulang dilakukan untuk menunjukkan kepatuhan berkelanjutan terhadap ISO 37001:2016. Nusacert akan memverifikasi kembali kepatuhan dan konsistensi organisasi terhadap persyaratan ISO 37001:2016.

Biaya sertifikasi ISO 37001:2016 bervariasi tergantung pada beberapa faktor:

  1. Ukuran dan Resiko dari Bisnis Proses Organisasi: Biaya sertifikasi tergantung dengan karyawan, resiko bisnis, suatu organisasi. Semakin besar skala perusahaan, dan semakin tinggi resiko yang ditimbulkan dari proses bisnisnya, memunculkan durasi audit lebih banyak dan lebih kompleks yang mempengaruhi total biaya sertifikasi ISO 37001:2016.
  2. Cakupan dan Lokasi Sertifikasi: Biaya juga dipengaruhi oleh lingkup kegiatan yang ingin disertifikasi dan lokasi organisasi. Proses sertifikasi  ISO 37001:2016 di beberapa lokasi atau untuk berbagai kegiatan bisa lebih rumit dan memerlukan lebih banyak waktu audit, yang berpengaruh ke biaya sertifikasi.
  3. Status Akreditasi: Sertifikasi ISO 37001:2016 yang terakreditasi umumnya memiliki biaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang belum atau tidak terakreditasi karena nilai tambah dan pengakuan internasional yang disediakan oleh sertifikasi terakreditasi.

Berikut perkiraan biaya sertifikasi ISO 37001:2016 berdasarkan jumlah karyawan: 

  • 1-10 karyawan: Rp. 25.000.000 - Rp. 35.000.000 
  • 11-50 karyawan: Rp. 35.000.000 - Rp. 45.000.000 
  • 51-100 karyawan: Rp. 45.000.000 - Rp. 50.000.000 

Lebih dari 100 karyawan? .

Dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001 menjadi sangat penting. 

Berdasarkan Surat Kementerian BUMN Nomor: S-17/S.MBU/02/2020 yang diterbitkan pada tanggal 17 Februari 2020, disebutkan bahwa semua BUMN diwajibkan untuk melakukan sertifikasi ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa BUMN perlu menerapkan SMAP ISO 37001:

Penerapan dan Sertifikasi SMAP ISO 37001 membantu BUMN untuk mematuhi peraturan dan undang-undang yang berlaku terkait pencegahan penyuapan. Hal ini akan mengurangi risiko hukum dan denda yang mungkin dihadapi oleh BUMN jika terlibat dalam praktik penyuapan.

Dengan menerapkan SMAP ISO 37001, BUMN menunjukkan komitmen mereka dalam menjalankan praktik bisnis yang etis dan bertanggung jawab. Hal ini akan meningkatkan citra dan reputasi BUMN di mata masyarakat, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan lainnya.

SMAP ISO 37001 membantu BUMN untuk membangun budaya perusahaan yang didasarkan pada integritas tinggi dan transparansi. Dengan adanya sistem yang jelas untuk mencegah penyuapan, BUMN dapat menghindari praktik bisnis yang meragukan dan menciptakan lingkungan yang lebih adil dan berkeadilan.

Penyuapan dapat menyebabkan kerugian finansial yang signifikan bagi BUMN. Dengan menerapkan SMAP ISO 37001, BUMN dapat mengidentifikasi dan mengurangi risiko penyuapan, sehingga menghindari kerugian yang mungkin timbul akibat tindakan korupsi.

SMAP ISO 37001 membantu BUMN dalam merancang dan melaksanakan proses bisnis yang lebih efisien dan terorganisir. Dengan adanya tata kelola yang baik dan kepatuhan terhadap prinsip anti penyuapan, BUMN dapat menghindari praktek-praktek yang merugikan seperti suap dalam proses pengadaan barang atau jasa.

Penerapan SMAP ISO 37001 bukan hanya sekedar kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga merupakan langkah strategis yang akan membawa manfaat jangka panjang.

Sertifikat ISO umumnya berlaku selama tiga tahun setelah sertifikasi pertama kali didapatkan. Namun selama 3 tahun, ada proses maintenance audit/surveillance audit untuk memastikan bahwa sistem masih konsisten diterapkan.

Setelah tiga tahun, perusahaan perlu melakukan audit ulang keseluruhan sistem.

Application Form

Download application form melalui tombol di bawah ini.